Tuesday, 6 April 2010

Maaf, Gak bisa Ditahan...


Cerita yang kutulis ini, berdasarkan dari apa yang diceritakan oleh kakaknya. Dia adalah Yusro, salah seorang pemuda di kampungku. Seorang anak laki-laki nomor empat dari enam bersaudara. Tinggi, hitam, gemesan, konyol, dan agak jorok. Hehehe... Walaupun seperti itu, dia anak yang baik dan menurut apa kata orang tua. Tapi gak sanggup kalo disuruh sama ortunya buat gak ngerokok. Tetep aja dia kucing-kucingan kalo mau ngerokok. Hehehe...
Suatu ketika dia sedang pergi bersama kakaknya (Mas Arum) naik sepeda motor. Singkat cerita, di tengah perjalanan pulang ke rumah (kebetulan dia yang nyupir motornya), tiba-tiba saja dia memacu kendaraannya dengan kecepatan lumayan tinggi sembari mengoyang-goyangkan pantatnya. Coba tebak kenapa dia goyang-goyangkan pantatnya? Yup bener banget, dia pengen pups (Pups = BAB, Berak, Beol, Ngising, Nlepenk). Hahahaha...