Sebagai negara yang terus tumbuh ekonominya, Indonesia menjadi pasar yang potensial sehingga kini telah banyak bermunculan merek-merek yang meramaikan jagad pasar negeri ini. Tak pelak, persaingan merebut hati konsumen untuk menggunakan produk atau jasanya kian kompetitif. Indonesia Best Brand Award (IBBA) kembali memetakan jawara merek di bidangnya.
Wajar, jika dalam persaingan, ada yang menang sebagai leader di bidangnya dan ada yang kurang beruntung dalam pencapaian marketnya bahkan ada pula yang belum sempat merasakan masa kejayaan. Tentulah kejadian-kejadian itu, menunjukan bahwa setiap merek harus bisa survive di pasaran. Kendatipun demikian, tidak lantas kemudian merek-merek yang unggul hanya berdiam diri dan menikmati masa jayanya, justru di posisi tersebut harus tetap waspada dengan melakukan inovasi-inovasi baru sesuai dengan kebutuhan para konsumen. Ya, artinya merek-merek itu harus bertarung mati-matian guna mempertahankan dan bahkan menancapkan secara kuat eksistensinya di pasar yang makin mapan. Sudah barang tentu, diperlukan racikan strategi yang mampu mengukuhkan merek seperti kekuatan channel, pricing strategy, strategi promosi, serta harus berjalan secara simultan dan terintegrasi.
Sunday, 29 September 2013
Wednesday, 18 September 2013
Google Ciptakan Perusahaan Kesehatan
Teknologi memang tidak bisa dibatasi, inovasi bakal terus “digoyang” seiring kebutuhan yang akan membantu manusia. Mungkin saja khayalan Google bakal terwujud dan Anda pun akan merasakan betapa berharganya pengembangan teknologi ini. Ya, Google, rakasasa internet dunia ini dikabarkan akan mendirikan sebuah perusahaan baru yang bergerak di sektor kesehatan, Calico adalah nama perusahaan baru itu. Perusahaan baru ini akan dijalankan terpisah dari Google. Reuters menulis (18/09), perusahaan besutan Google ini akan bekerjasama dengan Apple Inc dan Genentech Chairman Art Levinson untuk mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan penuaan.
Subscribe to:
Comments (Atom)