Kebetulan dulu saat SMA kelas tiga saya mengambil program konsentrasi Bahasa. Awal mula kenapa pilih jurusan itu, saya kurang paham sendiri. Itu semua terjadi secara tiba-tiba. Ketika sebuah kertas dihadapkan yang berisi minat konsentrasi program, tangan saya menulis kelas Bahasa. Sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya untuk mengambil itu (jurusan Bahasa-Red.). Ada sebagian teman saya kecewa dan mencibir keputusan itu.