Thursday, 30 May 2013

Karena Kemudahan Transaksi, Bisnis e Payment Tumbuh

Saat ini dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan internet di Indonesia, memiliki dampak yang besar terhadap pergeseran bisnis, yaitu mulai dari cara beriklan, cara jual beli, cara berinteraksi antarmanusia, dan sebagainya. Menjamurnya tingkat pemakai internet di Indonesia saat ini menjadikan berbelanja online salah satu pilihan yang tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Pada dasarnya, bagi pihak konsumen, e-commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan.

Selain itu, harga barang-barang yang dijual biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Walaupun tidak membeli secara online, konsumen dapat memperoleh banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih sampai memutuskan suatu produk yang akan dibeli.
Seiring dengan hal ini, membuat semakin menjamurnya toko online di tanah air sehingga kebiasaan berbelanja di pusat perbelanjaan atau di mall berubah menjadi belanja via toko online. Selain itu, e-commerce sebetulnya dapat menjadi suatu bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Hal ini tak lepas dari potensi berupa jumlah masyarakat yang besar dan adanya jarak fisik yang jauh sehingga e-commerce dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi dengan pasar 250 Juta Jiwa, 15-20% diantaranya adalah pengguna internet, menjadikan Indonesia adalah market yang sangat potensial. Pasar yang besar didukung dengan media promosi dan pemasaran produk yang tepat, serta menjadi pebisnis online yang terpercaya menjadi sebuah tantangan untuk dapat sukses di dunia E-Commerce.

Hal ini berdampak pada tumbuhnya juga sistem pembayaran e commerce sehingga untuk mendukung aplikasi e-Commerce, perusahaan membutuhkan aplikasi e-Payment khususnya untuk menangani transfer uang elektronik dari salah satu pihak ke pihak lain, seperti dari konsumen ke pedagang (Bisnis ke Konsumen atau B2C) dan juga transfer antara pedagang (Bisnis ke Bisnis atau B2B). Metode pembayaran online ini menjadikan peluang bisnis bagi institusi perbankan sebagai perusahaan penyedia layanan keuangan. Saat ini sudah ada institusi perbankan maupun non perbankan sebagai mediator yang terjun dalam bisnis ini. Mencoba menawarkan layanan yang terbaik kepada konsumennya untuk selalu menggunakan produknya dalam setiap transaksi. Bahkan pertumbuhan perusahaan lokal di sektor ini pun bermunculan.

Potensi perdagangan lewat internet atau e-commerce diyakini semakin besar seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Tren positif ini juga mempengaruhi nilai transaksi penjualan online yang tahun 2012 ini diperkirakan akan mencapai US$ 4,1 Milyar, atau tumbuh 20,5% dari tahun sebelumnya mencapai US$ 3,6 Milyar atau sekitar 35 Triliun Rupiah. Pada tahun 2011, transaksi didominasi oleh penjualan buku, diikuti dengan pakaian, sepatu, dan aksesori di peringkat kedua. Selanjutnya tiket pesawat dan reservasi, barang-barang elektronik, hingga software komputer. Bahkan Indonesia dinilai memiliki kesempatan besar di industri e-commerce 3-5 tahun lagi seiring dengan pertumbuhan pengguna Internet yang saat ini sudah mencapai sekitar 65 juta orang. Hal ini secara otomatis sebagai indikator kepuasaan konsumen terhadap sistem perdagangan online tersebut.

E-Payment adalah pembayaran elektronik melalui sms, atau online service seperti internet online banking. Penggunaan E-payment ini sebenarnya sudah dimulai sejak awal 1970-an dalam sektor finansial. Dengan adanya e-payment ini juga memungkin orang untuk memberikan kemudahan dalam bertranstraksi yang lebih mudah dari pada memakai uang cash. Selain itu, untuk meningkatkan efesiensi pembayaran, meningkatkan customer loyality dan lebih meningkatkan efektifitas dan efisiensi waktu.
Selain itu, e-payment menawarkan keuntungan seperti lebih murah dan lebih hemat waktu. Pihak-pihak yang terlibat transaksi dapat mengirim atau menerima uang dari dan ke pihak lain dari manapun dan kapanpun. E-Payment juga tentunya dapat mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi kertas yang yang sebelumnya diperlukan untuk berbagai macam dokumen pembayaran yang dilakukan secara tradisional. Hal ini tentunya dapat membuat e-payment ikut berkontribusi dalam mengurangi efek pemanasan global. Semua dokumen terkait pembayaran dapat dibuat dan ditransmisikan secara elektronis dengan memanfaatkan e-payment.

Saat ini sudah banyak pemain di industri e payment di negeri ini seperti IPAYMU, Doku, T-Cash, iCash, dan lain. Dengan beberapa perusahaan yang tumbuh di sektor ini memberikan gambaran bahwa industri payment masih sangat prospektif seiring dengan maraknya bisnis e commerce.

No comments:

Post a Comment