Indonesia sebagai negara agraris yang terletak di garis khatulistiwa, diuntungkan dengan iklim tropis dan memiliki dua musim sehingga keadaan tanahnya sangat subur serta tumbuh beraneka ragam tumbuhan yang berkualitas tinggi. Keanekaragaman tumbuhan dan hutan merupakan kekayaan Indonesia harus dimanfaatkan dikelola untuk kesejahteraan umat manusia. Salah satunya demi kebutuhan pangan. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia sehingga ini menjadi isu yang teramat penting di samping energi dan air bersih.
Sunday, 14 July 2013
Monday, 24 June 2013
Penurunan Belanja TI di Sektor Pemerintah Global
Menarik kiranya ketika perkembangan dunia teknologi semakin kentara progressnya. The World is Flat, itulah yang diumpamakan oleh Thomas L. Friedman dalam bukunya. Ya, memang tak bisa dipungkiri kemampuan teknologi sanggup membantu manusia dalam setiap aktivitasnya. Saat ini salah satu teknologi yang mampu meminalisir cost adalah cloud computing. Hal ini pun berimbas pada penerapan teknologi yang digunakan di sektor pemerintah secara global.
Tuesday, 18 June 2013
Rp600 Triliun Pendapatan Negara dari Sektor Migas
Indonesia sebagai negara yang memiliki kedigdayaan sumber daya alam yang luar biasa, menjadikan bumi pertiwi ini incaran bagi para investor asing untuk membenamkan modalnya dengan dasar kekayaan dari perut bumi. Ya, tentu saja apalagi kalau bukan minyak dan gas (Migas) serta hasil tambang lainnya. Sebagai contoh migas. Hal yang lumrah ketika berbicara bisnis yang padat modal serta dibutuhkannya teknologi yang super canggih untuk 'memaksa' keluarnya pundi-pundi uang berbentuk cair ataupun gas itu.
Thursday, 13 June 2013
AEC 2015 Tak Pandang Bulu
Dua belas tahun silam di Phnom Penh, Kamboja, tepatnya 2 November 2002 melalui mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri bersama beberapa petinggi negara Asean telah menyepakati Asean Economic Community (AEC) 2015. AEC terdiri atas tiga pilar utama yang saling terintegrasi, yakni ASEAN Security Community, ASEAN Economic Community, dan ASEAN Socio-Culture Community. Konsep AEC ini, bertujuan untuk mencapai pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata dan terintegrasi ke dalam perekonomian global. Sehingga mau tidak mau, segala kesiapan menyambut liberalisasi ekonomi pun harus matang, salah satunya SDM.
Thursday, 30 May 2013
Karena Kemudahan Transaksi, Bisnis e Payment Tumbuh
Saat ini dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan internet di Indonesia, memiliki dampak yang besar terhadap pergeseran bisnis, yaitu mulai dari cara beriklan, cara jual beli, cara berinteraksi antarmanusia, dan sebagainya. Menjamurnya tingkat pemakai internet di Indonesia saat ini menjadikan berbelanja online salah satu pilihan yang tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Pada dasarnya, bagi pihak konsumen, e-commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan.
Selain itu, harga barang-barang yang dijual biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Walaupun tidak membeli secara online, konsumen dapat memperoleh banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih sampai memutuskan suatu produk yang akan dibeli.
Selain itu, harga barang-barang yang dijual biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Walaupun tidak membeli secara online, konsumen dapat memperoleh banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih sampai memutuskan suatu produk yang akan dibeli.
Sunday, 19 May 2013
Geliat Industri Kesehatan Bangun Reputasi
Laju pertumbuhan industri kesehatan kian berkembang pesat. Barisan pemain baru ditingkat ini pun mulai bermunculan. Hal ini berdampak pada giatnya perusahaan-perusahaan di bidang industri kesehatan yang sudah memikirkan reputasi perusahaan.
Tidak bisa dipungkiri lagi, reputasi perusahaan mempunyai makna penting bagi industri kesehatan yang semakin marak saat ini untuk mengajak pelanggan tetap loyal terhadap produk maupun layanannya. Di sisi lain, dengan reputasi yang semakin baik merupakan salah satu aspek penting sebagai pemasaran secara langsung maupun tidak langsung.
Tidak bisa dipungkiri lagi, reputasi perusahaan mempunyai makna penting bagi industri kesehatan yang semakin marak saat ini untuk mengajak pelanggan tetap loyal terhadap produk maupun layanannya. Di sisi lain, dengan reputasi yang semakin baik merupakan salah satu aspek penting sebagai pemasaran secara langsung maupun tidak langsung.
Wednesday, 8 May 2013
Masih Butuh Kamar Pasien
Dahulu mungkin bisnis rumah sakit tak banyak dilirik oleh para pengusaha di negeri ini. Baru di 2005, bisnis ini mulai dilirik untuk diseriusi. Jika sebelum tahun 2005 jumlah rumah sakit (RS) tak sampai 1.000, saat ini sebanyak 2.103 RS beroperasi di negeri ini, mayoritas adalah milik swasta yang berorientasi pada profit. Misalnya saja, Lippo Karawaci Group. Dari berbagai bidang usahanya, menurut data yang diperoleh, perusahaan tersebut mendapatkan profit yang luar biasa dari usahanya di bidang rumah sakit.
Anjari Umarjianto, Juru Bicara Pehimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), satu tempat tidur di RS untuk 1.000 penduduk, artinya Indonesia masih kekurangan 40 ribu tempat tidur di RS. Uniknya, kekurangan tersebut justru terjadi di wilayah-wilayah potensial seperti Lampung Jawa Barat, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Tertarikkah?
Anjari Umarjianto, Juru Bicara Pehimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), satu tempat tidur di RS untuk 1.000 penduduk, artinya Indonesia masih kekurangan 40 ribu tempat tidur di RS. Uniknya, kekurangan tersebut justru terjadi di wilayah-wilayah potensial seperti Lampung Jawa Barat, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur.
Tertarikkah?
Subscribe to:
Posts (Atom)