Sunday, 8 December 2013

Berikhtiar Tumbuhkan Budaya Inovasi

Efek pertumbuhan ekonomi Indonesia nampaknya kian diperhitungkan dalam kancah internasional, meskipun ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Berdasarkan catatan dari Bank Indonesia periode Januari hingga September 2013 menunjukan pertumbuhan itu terlihat dari jumlah investasi asing yang terus mengalir deras hingga kuartal ketiga di tahun ini meskipun porfolio investasi menurun dari US$9.2 miliar menjadi US$8.0 miliar. Bahkan Indonesia di tahun 2012, pertama kalinya pernah tercatat di World Investment Report menjadi Top 20 Host Economies untuk Foreign Direct Investment (FDI). Tentulah pencapaian itu selain dari sisi regulasi yang mendukung, populasi masyarakat negeri ini pun turut berkontribusi mewujudkan ekonomi Indonesia yang berkembang. Tapi awas, jangan terlena dengan pertumbuhan investasi asing yang tak diiringi dengan pertumbuhan industri lokal. Jika larut dalam euforia itu, maka yang ada negeri ini terjebak dalam pertumbuhan semu.

Monday, 21 October 2013

Industri Rental Mobil Terus Melesat Raih Untung

Ceruk peluang bisnis bagi industri sewa mobil terus berkibar seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di Indonesia dan berimbas pada banyaknya perusahaan yang semakin besar. Alat transportasi pun semakin dibutuhkan untuk memudahkan mobilisasi demi kepentingan bisnis.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis rental mobil seolah tidak ada matinya, justru tiap tahun menunjukan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini tentu saja berimbas pada nilai bisnis yang semakin menggiurkan sehingga menimbulkan banyaknya pemain baru yang bergerak di bidang ini. Apalagi berdasarkan data yang dihimpun, ada 1,5 juta unit kendaraan operasional perusahaan di Indonesia, 415 ribu unit merupakan mobil sewaan. Maka tak heran jika pertumbuhannya saat ini bisa dibilang sangat pesat dimana bisnis ini mengalamai kenaikan mencapai 35% setiap tahunnya.

Sunday, 29 September 2013

Memetakan Kembali Jagoan Merek Tanah Air

Sebagai negara yang terus tumbuh ekonominya, Indonesia menjadi pasar yang potensial sehingga kini telah banyak bermunculan merek-merek yang meramaikan jagad pasar negeri ini. Tak pelak, persaingan merebut hati konsumen untuk menggunakan produk atau jasanya kian kompetitif. Indonesia Best Brand Award (IBBA) kembali memetakan jawara merek di bidangnya.

Wajar, jika dalam persaingan, ada yang menang sebagai leader di bidangnya dan ada yang kurang beruntung dalam pencapaian marketnya bahkan ada pula yang belum sempat merasakan masa kejayaan. Tentulah kejadian-kejadian itu, menunjukan bahwa setiap merek harus bisa survive di pasaran. Kendatipun demikian, tidak lantas kemudian merek-merek yang unggul hanya berdiam diri dan menikmati masa jayanya, justru di posisi tersebut harus tetap waspada dengan melakukan inovasi-inovasi baru sesuai dengan kebutuhan para konsumen. Ya, artinya merek-merek itu harus bertarung mati-matian guna mempertahankan dan bahkan menancapkan secara kuat eksistensinya di pasar yang makin mapan. Sudah barang tentu, diperlukan racikan strategi yang mampu mengukuhkan merek seperti kekuatan channel, pricing strategy, strategi promosi, serta harus berjalan secara simultan dan terintegrasi.

Wednesday, 18 September 2013

Google Ciptakan Perusahaan Kesehatan

Teknologi memang tidak bisa dibatasi, inovasi bakal terus “digoyang” seiring kebutuhan yang akan membantu manusia. Mungkin saja khayalan Google bakal terwujud dan Anda pun akan merasakan betapa berharganya pengembangan teknologi ini. Ya, Google, rakasasa internet dunia ini dikabarkan akan mendirikan sebuah perusahaan baru yang bergerak di sektor kesehatan, Calico adalah nama perusahaan baru itu. Perusahaan baru ini akan dijalankan terpisah dari Google. Reuters menulis (18/09), perusahaan besutan Google ini akan bekerjasama dengan Apple Inc dan Genentech Chairman Art Levinson untuk mengembangkan teknologi yang berhubungan dengan penuaan.

Sunday, 25 August 2013

Pembelajaran untuk Diri Sendiri

Ada beberapa esensi menarik yang harus dipahami dan menjadi pelajaran untuk saya sendiri sekaligus pembaca. Sehingga saya meminta ijin dengan mencatumkan nama penulis serta sumber yang didapat. Berikut adalah tulisan dari Syafiq Basri Assegaff ini sengaja saya copy-paste tanpa mengutak-atik isi dari artikel.

Friday, 16 August 2013

Digital Advertising Buah Bibir Era Digital

Tidak bisa ditepis fakta bahwa arus informasi teknologi secara global terus berkembang. Digital advertising adalah bagian dari perkembangan dunia ICT yang kini menjadi buah bibir para praktisi industri periklanan, pengiklan, dan publisher. 

Mashable pernah memberitakan tentang pertumbuhan digital advertising secara global di Januari lalu. Data tersebut ditulisnya dari riset yang dilakukan oleh eMarketer yang menyebutkan bahwa belanja iklan digital skala global mencapai US$100 miliar di 2012. Bahkan proyeksi tahun ini akan tumbuh lagi mencapai sekitar US$118 miliar. Sementara berdasarkan data riset dari Google, NAA, dan PIB mengenai perbandingan pendapatan iklan yang didapatkan Google dan media cetak di Amerika Serikat sangat mengejutkan.

Pendapatan iklan yang diterima Google dari tahun ke tahun hampir menyamai dengan media konvensional.
Mereka pun melihat keunggulan yang dimiliki media baru ini yang bukan saja mampu menciptakan awareness bagi sebuah brand, melainkan dapat berinteraksi dengan konsumen dengan berbagai cara.  Menurut Group Digital Strategist dari Artek Group, Amin Azman, salah satu kekuatan iklan digital adalah mampu menjamah lebih spesifik target audience yang disasar dan mampu meningkatkan ‘engagement’  lebih lama.

Panasnya Belum Mencapai Titik Didih

Menilik kondisi geografis di Indonesia, potensi pemanfaatan untuk energi terbarukan sungguh luar biasa. Dari sekian sektor energi non fosil ini, salah satunya yang menjadi buah bibir saat ini adalah panas bumi. Siapa yang tak menggelengkan kepala manakala cadangan energi panas bumi di seluruh dunia 40% nya ada di negeri ini, tepatnya 29.000MW atau setara dengan 3GW. 

Melihat prosentase cadangan panas bumi ini yang dimiliki Indonesia, pemerintah pun lantas tak tinggal diam. Tahun lalu, pemerintah lewat Menteri ESDM, Jero Wacik mengeluarkan aturan feed in tariff terbaru pada Peraturan Menteri (Permen) nomor 22 tahun 2012. Hal ini terkait keinginan Jero di 2014 nanti sudah banyak listrik yang bersumber dari panas bumi.

"Sebanyak 40 persen geothermal dunia ada di Indonesia, dan sekarang sudah diekploitasi 6 persen. Saya mengharapkan di 2014 angkanya bertambah,” tegasnya dari media lokal.

Dengan ditetapkannya harga baru ini, pemerintah mengharapkan adanya gairah para investor untuk turut berkontribusi menumbuhkan angka pada ekplorasi energi ini nantinya. Sekitar November lalu, PLN telah melakukan perjanjian untuk meningkatkan rasio energy mix melalui pembangunan pembangkit energi baru dan terbarukan dengan PT Supreme Energy Rantau Dedap. Nantinya, diharapkan PLTP Rantau Dedap 2x110MW ini akan dapat menghasilkan 1734,5GWh per tahun. Unit 1 direncanakan akan beroperasi secara komersial pada Januari 2017 dan beroperasi penuh (Unit 1 & 2) pada Maret 2017.

Ketika Listrik Menjadi Pintar

Setelah berkembangnya energi terbarukan di dunia, saat ini tantangan besar dalam dunia kelistrikan adalah membangun sebuah jaringan listrik yang mampu mendistribusikan energi lebih akurat sesuai dengan permintaan atau dikenal dengan smart grid. Maka dari itu, untuk mencapai hasil yang maksimal, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) pun diterapkan. 

Para ilmuwan di dunia kini mulai mengembangkan teknologi smart grid atau smart electrification, suatu jaringan listrik yang secara cerdas mengintegrasikan mulai dari pembangkit hingga sampai ke konsumen pengguna dengan aman dan efisien. Menurut Badan Energi Amerika Serikat, smart grid merupakan kelas teknologi yang digunakan untuk sistem pengantar listrik di abad 21, menggunakan pengendali berbasis komputer dan mesin. Teknologi ini menghubungkan pembangkit-pembangkit dari berbagai macam kepada konsumen baik rumah atau bisnis. Teknologi berbasis komunikasi dua arah ini sudah dipakai di industri lain, namun baru menjelang abad 21 ini diterapkan di industri perlistrikan.

Aneka Macam Bisnis Sistem Manajemen Pendidikan

Sektor pendidikan pun tak jauh dari kata teknologi. Dengan teknologi seperti sistem manajemen yang terintegrasi mampu ciptakan kemudahan bagi institusi pendidikan, siswa, dan orangtua.

Melihat dari salah satu tujuan Millenium Development Goals (MDGs) adalah penggunaan Teknologi Informasi (TI) dalam dunia pendidikan. Maka kontribusi dalam penggunaan perangkat teknologi pun akan semakin dipacu untuk tercapainya tujuan MDGs. Menurut Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM), Eko Indrajit menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu industri
yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan IT.

“Berdasarkan riset, pendidikan sebagian besar dipengaruhi oleh IT. Ada sejumlah alasan kenapa hal IT menjadi demikian di dunia pendidikan,”ujarnya ketika di temui Teknopreneur di kediamannya.

Ia melanjutkan, alasan itu di antaranya adalah fenomena digitalisasi yang mana sekarang menjadi tren di hampir seluruh dunia. Kedua, kecepatan teknologi yang terus berkembang sehingga memaksa peran teknologi pun menjadi demand bagi dunia pendidikan. Ketiga, efek teknologi yang mampu menembus ruang dan waktu. Dan yang keempat adalah karena keterbatasan memori manusia yang tidak selalu dapat menghafal semua materi yang diberikan. Dengan adanya fenomena itu maka tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keberadaan IT sangat dibutuhkan.

Kedigdayaan Merek Asli Indonesia Mendominasi Pasar di Negeri Sendiri

Tak bisa ditampik, munculnya persepsi bahkan fakta yang menyebutkan bahwa penguasaan merek-merek lokal di tingkat dunia merepresentasikan kekuatan dari sebuah negara atas hasil karya anak bangsa sendiri. Ya, hal itu tentu saja memberikan kesepakatan banyak pakar untuk mengatakan hal serupa. Lihatlah merek-merek lokal asal Indonesia seperti Polygon, Peter Says Denim, Lea Jeans, dan masih banyak lagi yang kini mendulang sukses di kancah Internasional sebagai brand yang banyak dikonsumsi dan dipuji orang. Kendatipun demikian, pamor merek-merek tersebut bukan sekadar nama tanpa arti atau bahkan hanya label yang mengikat produk. Melainkan ada beragam sentuhan dari berbagai serangkaian proses sehingga memiliki arti dalam sebuah produk baik dari mata rantai ekonomi yang panjang bahkan dimensi sosial yang luas.

Dalam konteks pemasaran, sudah tidak bisa tepis lagi jika merek memiliki kekuatan yang sangat fundamental guna menarik para konsumen bidikannya. Seperti tidak bisa dipisahkan bahwa merek  telah melebur bersama rangkaian konsep manajemen bisnis dan manajemen marketing sehingga ketika kedua konsep tersebut tidak dieksekusi secara efektif, maka hal itu berimbas pada merek yang akan melemah. Alhasil, dengan memiliki merek yang kuat, secara otomatis perusahaan terkait memiliki pangsa pasar yang tinggi disebabkan oleh reputasinya. Tentu, dengan efek yang kuat itu, membuat sekelumit kesulitan bagi para pendatang baru untuk memasuki pasar. Kesempatan inilah yang tak boleh disia-siakan guna meningkatkan upaya pemasaran perusahaan untuk mendapatkan pangsa yang lebih besar dan membangun pertahanan terhadap pesaing.

Thursday, 1 August 2013

Digital Startup Harapan Indonesia di Masa Depan

Keriuhan dunia tentang pertumbuhan bisnis teknologi, mengakrabkan semua orang dengan nama-nama besar pendiri bisnis teknologi yang fantastis seperti Steve Jobs, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg. Mereka banyak menjadi inspirator banyak orang untuk terjun ke industri teknologi informasi dan komunikasi, salah satunya di Indonesia. Dahulu memang bisnis yang berbasiskan internet masih sangat jarang ditemui, penetrasi internet saat itu masih rendah sehingga imbas dari tumbuhnya bisnis itu pun belum terlihat.

Sunday, 14 July 2013

Memacu Teknologi Pertanian Agar Semakin Berpendar

Indonesia sebagai negara agraris yang terletak di garis khatulistiwa, diuntungkan dengan iklim tropis dan memiliki dua musim sehingga keadaan tanahnya sangat subur serta tumbuh beraneka ragam tumbuhan yang berkualitas tinggi. Keanekaragaman tumbuhan dan hutan merupakan kekayaan Indonesia harus dimanfaatkan dikelola untuk kesejahteraan umat manusia. Salah satunya demi kebutuhan pangan. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia sehingga ini menjadi isu yang teramat penting di samping energi dan air bersih.

Monday, 24 June 2013

Penurunan Belanja TI di Sektor Pemerintah Global

Menarik kiranya ketika perkembangan dunia teknologi semakin kentara progressnya. The World is Flat, itulah yang diumpamakan oleh Thomas L. Friedman dalam bukunya. Ya, memang tak bisa dipungkiri kemampuan teknologi sanggup membantu manusia dalam setiap aktivitasnya. Saat ini salah satu teknologi yang mampu meminalisir cost adalah cloud computing. Hal ini pun berimbas pada penerapan teknologi yang digunakan di sektor pemerintah secara global.

Tuesday, 18 June 2013

Rp600 Triliun Pendapatan Negara dari Sektor Migas

Indonesia sebagai negara yang memiliki kedigdayaan sumber daya alam yang luar biasa, menjadikan bumi pertiwi ini incaran bagi para investor asing untuk membenamkan modalnya dengan dasar kekayaan dari perut bumi. Ya, tentu saja apalagi kalau bukan minyak dan gas (Migas) serta hasil tambang lainnya. Sebagai contoh migas. Hal yang lumrah ketika berbicara bisnis yang padat modal serta dibutuhkannya teknologi yang super canggih untuk 'memaksa' keluarnya pundi-pundi uang berbentuk cair ataupun gas itu.

Thursday, 13 June 2013

AEC 2015 Tak Pandang Bulu

Dua belas tahun silam di Phnom Penh, Kamboja, tepatnya 2 November 2002 melalui mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri bersama beberapa petinggi negara Asean telah menyepakati Asean Economic Community (AEC) 2015. AEC terdiri atas tiga pilar utama yang saling terintegrasi, yakni ASEAN Security Community, ASEAN Economic Community, dan ASEAN Socio-Culture Community. Konsep AEC ini, bertujuan untuk mencapai pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata dan terintegrasi ke dalam perekonomian global. Sehingga mau tidak mau, segala kesiapan menyambut liberalisasi ekonomi pun harus matang, salah satunya SDM.

Thursday, 30 May 2013

Karena Kemudahan Transaksi, Bisnis e Payment Tumbuh

Saat ini dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan internet di Indonesia, memiliki dampak yang besar terhadap pergeseran bisnis, yaitu mulai dari cara beriklan, cara jual beli, cara berinteraksi antarmanusia, dan sebagainya. Menjamurnya tingkat pemakai internet di Indonesia saat ini menjadikan berbelanja online salah satu pilihan yang tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Pada dasarnya, bagi pihak konsumen, e-commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan.

Selain itu, harga barang-barang yang dijual biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Walaupun tidak membeli secara online, konsumen dapat memperoleh banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih sampai memutuskan suatu produk yang akan dibeli.

Sunday, 19 May 2013

Geliat Industri Kesehatan Bangun Reputasi

Laju pertumbuhan industri kesehatan kian berkembang pesat. Barisan pemain baru ditingkat ini pun mulai bermunculan. Hal ini berdampak pada giatnya perusahaan-perusahaan di bidang industri kesehatan yang sudah memikirkan reputasi perusahaan.  

Tidak bisa dipungkiri lagi, reputasi perusahaan mempunyai makna penting bagi industri kesehatan yang semakin marak saat ini untuk mengajak pelanggan tetap loyal terhadap produk maupun layanannya. Di sisi lain,  dengan reputasi yang semakin baik merupakan salah satu aspek penting sebagai pemasaran  secara langsung maupun tidak langsung.

Wednesday, 8 May 2013

Masih Butuh Kamar Pasien

Dahulu mungkin bisnis rumah sakit tak banyak dilirik oleh para pengusaha di negeri ini. Baru di 2005, bisnis ini mulai dilirik untuk diseriusi.  Jika sebelum tahun 2005 jumlah rumah sakit (RS) tak sampai 1.000, saat ini sebanyak 2.103 RS beroperasi di negeri ini, mayoritas adalah milik swasta yang berorientasi pada profit. Misalnya saja, Lippo Karawaci Group. Dari berbagai bidang usahanya, menurut data yang diperoleh, perusahaan tersebut mendapatkan profit yang luar biasa dari usahanya di bidang rumah sakit.

Anjari Umarjianto, Juru Bicara Pehimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), satu tempat tidur di RS untuk 1.000 penduduk, artinya Indonesia masih kekurangan 40 ribu tempat tidur di RS. Uniknya, kekurangan tersebut justru terjadi di wilayah-wilayah potensial seperti Lampung Jawa Barat, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Tertarikkah?

Thursday, 4 April 2013

Eropa; Energi Fosil Akan Semakin Terpuruk di 2020


Entsoe – perusahaan pemasok listrik swasta – meramalkan penggunaan energi terbarukan khususnya di wilayah Eropa akan tumbuh 40% di tahun 2020. Artinya penggunaan energi terbarukan akan meningkat melebihi penggunaan batu bara, gas, dan minyak bumi. Di akhir dekade ini diperkirakan juga produksi listrik dari sumber energi terbarukan tumbuh menjadi 50% atau sekitar 512 Gw.

Monday, 4 February 2013

Renewable Energy and Non Renewable Energy


Source: youtube.com


So, which one do you like?

Friday, 1 February 2013

Inovasi Untuk Masa Depan


Di era yang seperti ini, sebuah perusahaan untuk berhasil harus kompetitif. Lingkungan bisnis saat ini menjadi lokal ke global, dan hanya yang terkuat bertahan hidup. Daya saing dan inovasi adalah kunci keberhasilan perusahaan.

Sekiranya tidak berlebihan ketika selain marketing tentunya inovasi pun turut andil dalam memperkuat energi untuk bertahan dan berkembangnya sebuah perusahaan. Tolak ukur pertumbuhan bagi sebuah perusahaan pun dipengaruhi oleh faktor inovasi. Maka tak heran jika dengan melakukan integrasi strategi pemasaran dan teknologi akan menemukan cara baru untuk menciptakan produk dan layanan kepada pelanggan.

Sunday, 13 January 2013

Pencarian Startegi Marketing yang Mujarab

Dalam bisnis manapun marketing selalu dibutuhkan baik bisnis skala kecil ataupun besar. Tidak menepis kebenaran bahwa marketing memang menjadi tulang punggung untuk sebuah usaha. Tak terkecuali bagi teknopreneur.

Solusi produk yang bagus, belum ada pesaing, dan dapat mengakomodir kebutuhan dari pasar itu memang dambaan usaha bagi semua orang. Seperti pada umumnya, rencana bisnis kerapkali merinci hal-hal yang ingin dicapai oleh seorang teknopreneur. Tapi jangan pernah melupakan bagaimana strategi marketing yang akan dibangun. Ketelitian melihat kondisi pasar yang dituju merupakan salah satu point tersebut atau pun ingin menciptakan demand melalui produk yang disajikan.

Friday, 11 January 2013

Energi Terbarukan Kian Didambakan


Keriuhan negara-negara maju maupun berkembang serta banyaknya riset yang dilakukan oleh para ahli mengenai energi terbarukan semakin menggeliat. Tak pelak ini bakal menjadi momentum tumbuhnya bisnis energi di sektor energi terbarukan. Walaupun demikian, tidak serta merta pertumbuhan dalam bisnis sektor energi terbarukan meroket begitu saja. Sebagai energi yang terbilang “masih muda”, sudah tentu membutuhkan proses untuk menjadi idola di masa depan.

Prosentase ketergantungan penggunaan minyak bumi di dunia memang masih mendominasi. Jika menilik fakta yang menyebutkan bahwa 1 triliun barel minyak dan gas dihabiskan pertama kali dalam waktu 140 tahun, tapi untuk 1 triliun selanjutnya hanya menghabiskan 30 tahun, lantas bagaimana bila analisis yang dikemukakan oleh The Institute Analysis of Global Security (IAGS) tepat? Mungkin secara dini energi terbarukan mesti dikembangkan.

Thursday, 10 January 2013

Waktunya Digital Advertising Unjuk Gigi


Tidak bisa ditepis fakta bahwa arus inovasi dan informasi global belakangan terus mengalir deras. Hal ini merupakan sebuah peluang bisnis, salah satunya bagi tumbuhnya bisnis digital advertising. Dalam penelitian yang dilakukan oleh eMarketer yang dilansir dari Mashable, belanja iklan digital global mencapai hingga US$100 miliar di 2012. Bahkan ini merupakan kali pertama belanja iklan tumbuh secara signifikan. Diprediksikan, tahun ini pun akan tumbuh lagi 15,1%.

Angka ini sebanding dengan peningkatan pasar dari 17,8% pada tahun 2012. Sementara angka pertumbuhan industri iklan di bulan Juni lalu meramalkan bahwa bisnis iklan akan memperluas 4,8% di seluruh dunia pada tahun 2012.Sayangnya, data pertumbuhan industri iklan seutuhnya di 2012 lalu belum disebutkan.
eMarketer memperkirakan bahwa iklan online menyumbang hanya di bawah 20% dari semua iklan.

Semangat Itu Datang dari Mimpi


“Mudah-mudahan bisa tercapai”//”Ahhh.. mana mungkin”. Pernyataan satu tahun lalu dari beberapa kawan dan saudara saat saya masih bekerja serabutan. Hal biasa dalam kehidupan pasti ada pro dan kontra ketika beberapa mimpi yang ingin dicapai. Bagi saya ini adalah tantangan, tantangan ketika mimpi itu ditantang untuk diwujudkan. Pernyataan pro dan kontra mimpi itu, saya kemas menjadi satu. Menjadi sebuah semangat yang selalu memacu saya untuk mereguk mimpi-mimpi itu.

Setahun lamanya, saya mencoba dan terus mencoba mengikuti passion yang dimiliki. Munafik jika tidak pernah merasakan kegagalan, mungkin kesombongan yang akan datang ketika kegagalan tak pernah mampir dalam hidup seseorang. Lantas bagaimana dengan saya? Saya pun merasakannya. Kegagalan itu bukan hanya beberapa, melainkan kerap menikmati kegagalan. Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak.