Saturday, 19 July 2014

Ketika Migas Jadi Lahan Basah Koruptor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memperketat aktivitas tambang setelah maraknya kejadian kriminal kerah putih yang menyeret beberapa pejabat.

Terbaru adalah Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Pintas Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas (SKK Migas) Migas Rudi Rubiandini yang dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara, setelah dinyatakan bersalah menerima suap dari perusahaan energi.

Ada Pilu di Euforia Masyarakat Middle Class

Indonesia cukuplah berbangga, karena jumlah kelompok kelas menengah di Indonesia menurut McKinsey&Co pada tahun 2010 ada sebanyak 45 juta jiwa dan akan meningkat sebanyak 135 juta jiwa pada tahun 2030. Di sisi lain, menurut Boston Consulting Group (BCG), Indonesia merupakan “Asia’s Next Big Opportunity” dengan jumlah kelas menengah saat ini adalah 74 juta jiwa.

Pada tahun 2020, prediksi Boston, kelompok itu akan menjadi 141 juta jiwa atau 53% dari populasi penduduk Indonesia. Namun dari euphoria itu, masih ada sisi yang terlupakan. Mereka ialah kaum miskin yang masih tak kalah tinggi jumlahnya.

Thursday, 26 June 2014

Ecotourism Harus Libatkan Peran Masyarakat

Ecotourism merupakan media untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, tentang bentuk eksploitasi sumber daya alam yang sedang marak saat ini, baik di tambang, perkebunan, dan usaha ekploitatif lainnya. Namun ada aturan main dalam mengembangkan ecotourism, yang mesti melibatkan masyarakat daerah tersebut di dalamnya.

Monday, 9 June 2014

Sedikit Menelisik Kehidupan Petani yang Memilukan

Pakar pangan dan pertanian Mochammad Maksum menilai urusan pangan dan pertanian di Indonesia benar-benar dianaktirikan. Kepedulian yang tidak begitu besar oleh pemerintah, berimbas pada pertanian yang semakin inefisien.

Oleh karena itu, Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih menyuarakan aspirasi para petani yang menginginkan kedaulatan pangan menjadi isu pokok di kepemimpinan mendatang dan kesejahteraan para petani. Karena faktanya, impor pangan terus meningkat setiap tahunnya. Inilah rahasia umum yang sekaligus membuktikan bahwa Indonesia semakin jauh dari kedaulatan pangan.

Friday, 23 May 2014

Penyebab Rendahnya Anggaran Riset Negeri Ini

Pemerintah Indonesia mengadakan insentif dan keringanan pajak (yang telah ditetapkan) bagi pihak swasta yang berkontribusi terhadap penelitian. Namun masalahnya, berdasarkan fakta yang terjadi, aturan insentif masih tidak jelas dan biroraksi berbelit-belit. Swasta pun merasa direpotkan.

Alhasil, kontribusi swasta bagi penelitian di Tanah Air pun minim sekali. Belum lagi soal risiko, yang masih segan mereka tempuh. Lumrah jika swasta pun tentu mengkalkulasi profit dan bisnisnya ke depan dan nyali mereka untuk berkontribusi masih ragu-ragu. Jika melihat keadaan swasta yang seperti ini, seharusnya pemerintah mampu terlibat dalam persoalan ini.

Monday, 19 May 2014

Prahara Laut Cina Timur, Jepang-AS Galang Kekuatan

Ada tujuan lain dari rencana kerjasama mengamankan wilayah perairan Asia, dalam agenda hubungan diplomatik Amerika Serikat-Jepang. Mereka mengklaim kerjasama ini untuk membangun keselamatan dan keamanan maritim di negara-negara Asia.

Dengan begitu, penegakan hukum akan lebih ditingkatkan, memberantas perdagangan gelap dan pengembangan senjata, serta melindungi sumber daya kelautan. Namun, terlepas dari itu, berdasarkan pemberitaan dari Yomiuri Shimbun (media massa Jepang) disebut bahwa tujuan hakikinya adalah mencegah kekuatan maritim Cina.

Thursday, 15 May 2014

Warga Miskin Jakarta Korban Mahalnya Air Bersih

Sejak 1998 hingga 2012, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota Jakarta merugi hingga Rp 1,1 triliun akibat privatisasi air di yang telah dilakukan oleh dua operator, PT Aetra Air dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

Nilai kerugian itu akan bertambah jika kerjasama Pemprov DKI Jakarta dilanjutkan hingga 2022. “Kerugian akan mencapai Rp 18,2 triliun jika kerjasama tetap dilanjutkan sampai 2022,” jelas Direktur Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH) Febi Yonesta dalam diskusi 'Heading to Handal dan Pengelolaan Air terjangkau untuk Warga Jakarta' yang digelar di Gedung Joeang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis pekan lalu.

Bila mengacu aturan tentang jumlah kompensasi dari PAM Jaya kepada operator swasta, per meter kubik air, Perusahaan Air Minum (PAM) harus membayar Rp 7.000, sedangkan tarif air yang dibayar oleh warga untuk PAM Jaya hanya Rp 1.000. Itu berarti, PAM Jaya harus menanggung Rp 6.000.

Sunday, 11 May 2014

Freeport Ngotot Perpanjang Kontrak Karya di Tahun Politik

Freeport sedang memanfaatkan situasi hiruk pikuk pemilu dengan melakukan lobi-lobi yang intensif guna memuluskan rencananya. Demikian pengamat pertambangan sekaligus Direktur Indonesia Mining and Energy Studies (IMES) Erwin Usman berpendapat.

Tahun 2014 sebagai tahun politik, dimana arah kebijakan pemerintah baru akan berbeda dari sebelumnya, merupakan tahun yang amat menentukan laju perkembangan bisnis Freeport. Sehingga tak ayal, segala cara bakal dilakukan oleh perusahaan asing ini, untuk mempertahankan gurita bisnisnya dengan membujuk pemerintah memberikan ijin perpanjangan kontrak karyanya sebelum 2021.

Bajak Software Masih Mudah, Industri Manufaktur Biangnya

Nilai pembajakkan software dalam kurun waktu Januari 2013-Maret 2014 mencapai Rp 22 miliar. Pelanggaran hak cipta software di negeri ini rupanya semakin marak. Lebih memilukan lagi, Indonesia berada di urutan 11 negara dengan pembajakkan piranti lunak se-dunia di tahun 2011.

Itulah catatan dari Global Software Piracy Study dari Business Software Alliance (BSA). Tapi memang terbukti, dari tahun 2007 hingga 2011 angka pertumbuhan pembajakkan selalu naik. Bahkan tahun kemarin saja, Indonesia menjadi pemimpin pembajakkan software di kawasan ASEAN dengan presentase 86 persen.

Monday, 5 May 2014

Singapura Jadi Kreditur Kakap, Awas Intervensi

Indonesia bisa saja dihancurkan oleh Singapura, bila ketergantungan utang ke negara singa berbadan ikan itu terus berlanjut. Bisa saja Singapura menghancurkan negeri ini melalui aspek utang dengan segala ulah-ulah Indonesia yang ditengarai mengganggu mereka.

Misalnya saja soal penamaan kapal perang TNI AL Usman-Harun yang tidak diterima oleh Singapura, dengan dalih melukai hati rakyat mereka pasca pengeboman yang dilakukan Usman Harun di MacDonald House Orchard Road pada Maret 1965. Namun, protes Singapura tak digubris negeri ini.

Regulasi E-Commerce Belum Jelas

Bagi mereka pengguna aktif internet, pastinya pernah berbelanja melalui internet atau e-commerce. Berkat aktifnya pengguna aktif internet, pertumbuhan bisnis e commerce pun semakin menggeliat.

Di Indonesia saja, tahun lalu berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), e-commerce bertumbuh mencapai 54 persen dengan jumlah total nilai transaksi berkisar Rp 125-130 triliun.

Tuesday, 29 April 2014

Pengelolaan Produk Halal Indonesia yang Masih Main-Main

Produk halal menjadi lahan basah bagi pengusaha makanan dan minuman di seluruh dunia. Nilai pasar global untuk perdagangan produk halal ini diperkirakan sebesar US$547 miliar per tahun. Pemerintah Malaysia menanggapinya dengan akan mengeluarkan sertifikat halal bertaraf internasional dan menggalakkan produk-produk buatannya agar bersertifikat. Sementara Indonesia, kurang serius menanggapinya.

Nilai pasar produk halal diprediksi akan terus bertambah. Menurut Hamid Badawi, Deputi Chief Executive dari UEA Al Islami Foods, permintaan global untuk makanan halal bakal terus meningkat sebesar 20 persen pada tahun 2025. Prediksi itu diperkuat dengan analisis yang memproyeksikan pasar ini memiliki rata-rata pertumbuhan tahunan majemuk (Compounded Average Growth Rate-CAGR) sebesar 4,44 persen selama periode 2012-2016.

Wednesday, 23 April 2014

Lemahnya Cyber Security Indonesia

Dunia semakin tak berbatas. Semua orang bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di berbagai negara. Pemilu, konflik, ekonomi, maupun pasang surut bisnis. Semuanya bisa diketahui. Yang berbahaya adalah bila ada rekayasa data melalui pembocoran keamanan dunia maya oleh para peretas atau hacker.

Aksi kriminalitas seperti pencurian data-data penting sebuah negara, melumpuhkan situs-situs pemerintah, atau sekadar menyadap percakapan pemangku kepentingan adalah contohnya. Hal ini tentulah membuat geram pemerintahan di seluruh dunia.

Sunday, 20 April 2014

Butuh Sinergi Agar Inovasi Teknologi Tak Sia-sia

Sudah menjadi rahasia umum ketika Indonesia hanya mengandalkan sumber daya alam yang semakin lama semakin tergerus. Sementara kemampuan industri untuk menciptakan inovasi-inovasi baru terkait teknologi dirasa sangat minim.

Berbagai pandangan tentang inovasi rasanya masih dianggap tak terlalu penting, toh hasil dari inovasi negeri ini tak terlalu membanggakan. Lebih baik membeli dari luar kemudian diimplementasikan di dalam negeri atau bahkan teknologi yang sudah ada dipoles sana-sini.

Tuesday, 15 April 2014

Harapan Retno Pada Butik Kecilnya

Hari itu wajah Retno terlihat sumringah. Entah gerangan apa yang membuatnya nampak bahagia. “Hari ini saya sedang bahagia, Mas,” katanya sambil tersenyum. “Akhirnya, ada yang melirik juga,” lanjutnya kemudian. Wanita muda berparas ayu itu adalah seorang entrepreneur yang sedang memperjuangkan bisnisnya untuk mendapatkan dana segar dari acara yang diikutinya. Selepas meluapkan kegembiraannya, gadis asal Jawa Timur itu terlihat sibuk mengangkat telepon genggamnya dengan rona penuh kebahagiaan. “Butik kita, dapat dana segar sekaligus coaching!,” ungkapnya senang kepada orang yang berada di ujung seberang sana. Kembali ia mendekat dan menceritakan tentang bisnis yang sedang digelutinya pasca menutup pembicaraan dengan orang yang berada di seberang sana. “Butik yang saya kerjakan itu selalu ada inovasi baru yang kreatif dan customize sehingga mungkin para venture capital tertarik dengan bisnis ini,” paparnya merendah. Dengan melakukan hal yang berbeda dan kreatif, katanya, akan memberikan nilai tambah bagi sebuah produk.

Monday, 14 April 2014

Pekerjaan Rumah Presiden Baru

Arah kebijakan baru Indonesia akan dimulai tahun ini hingga lima tahun mendatang. Tak sedikit yang menduga-duga, akan dibawa kemana negeri ini pada 2014-2019? Beragam ekpektasi kemudian bermunculan, termasuk kebijakan baru di ranah ekonomi.

Dalam diskusi "Menyongsong Peta Baru Kebijakan Ekonomi Indonesia" di Jakarta (7/04/2014) lalu, Menteri Keuangan, Chatib Basri optimistis jika pemerintahan baru mendatang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 6,1 persen, jika kebijakan yang dilakukan tepat dan meningkatkan pembangunan infrastruktur.

Tuesday, 1 April 2014

Mantan Bankir, Sukses Nahkodai Kartina

Mungkin nama Kartina – brand kerudung - belum semasyhur merek-merek lain yang sama. Namun, kini Kartina tumbuh menjadi brand yang diperhitungkan. Kesuksesannya tak lepas dari besutan disain Kartina Elfa yang unik namun cocok dipakai. Meskipun demikian, ada sosok yang terus melambungkan bisnisnya hingga sekarang. Dia adalah Syafrizal, suami Kartina Elfa.

Berjas, berdasi, dan serba rapih itulah gambaran Syafrizal di 20 tahun yang lalu. Status bankir masih melekat dalam dirinya. Tak tanggung-tanggung pria kelahiran Sumatera Barat ini pernah didapuk menjadi pimpinan cabang di sebuah bank swasta. Namun kini dia tak menjabati status prestis itu lagi, pedagang menjadi “status baru” pasca memutuskan berhenti dari kantornya. Lama di dunia perbankan dengan jabatan mentereng dan serba praktis, Syafrizal shock saat pertama kali terjun bersama istrinya menjadi pedagang di pasar tanah abang. Bagaimana tidak, ia pun harus mengangkat-angkat barang dagangan miliknya. Tentulah ini kehidupan yang 180 derajat berbeda ketika ia menjadi tenaga profesional di perbankan. Bukan Syafrizal kalau niatnya terjun menjadi pedagang tak totalitas. Gigih berjuang dan tak kenal lelah terus ia lakukan sampai usahanya yang dibangun beserta istri itu mencapai sukses.

Wednesday, 26 March 2014

Kendaraan Niaga Bergeser Pasar

Nampaknya mega proyek besutan pemerintah Indonesia melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3I) serta infrastruktur memberikan semangat bagi para pengusaha untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya adalah perusahaan otomotif yang bermain di segmen kendaraan niaga. Di tahun lalu, banyak yang memprediksikan bahwa kendaraan niaga akan mengalami pertumbuhan permintaan yang diperkirakan menyentuh angka 5,8 persen pada akhir 2013. Meskipun demikian, tidak serta merta pertumbuhan kendaraan niaga tidak ada tantangan di tahun ini. Rangkaian tantangan pun menghadang, namun kenaikan profit tak bisa direvisi. Oleh karenanya, demi mempertahankan bisnisnya di tahun ini, maka produsen kendaraan niaga pun cepat-cepat meracik strategi lagi dengan menggeser target konsumen utama mereka. Mengapa demikian? Bergesernya market ini, disebabkan lantaran bisnis pertambangan riskan terhadap keadaan pemilu, depresiasi rupiah terhadap dolar AS, tingginya suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi RI.

Tuesday, 18 March 2014

Keinginan Itu Hanya Sekadar Maket

Entah kabar buruk atau kabar gembira bagi Anda. Namun, berita ini bagi saya cukup tidak mengenakan. Baru-baru ini Knight Frank – sebuah lembaga konsultan dan riset properti dunia – merilis perkembangan harga rumah dalam The Global House Price Index 2013. Dalam laporannya itu, negeri tercinta ini menduduki nomor tujuh dari 56 negara. Bagaimana menurut Anda? Pantas saja banyak orang yang berbondong-bondong berinvestasi di ranah properti.  Menurut data yang dirilisnya itu, merangkak naiknya harga rumah Indonesia mencapai 11,5 persen sepanjang tahun lalu.

Monday, 10 March 2014

BGR Siap Bersaing

Sebagai perusahaan plat merah di sektor logistik, PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) terus menunjukan peningkatan kerja yang signifikan meskipun persaingan bisnis di industri ini semakin kompetitif.